Halaman

Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Glass And Glovess chapter 2

 



Chapter 2 Glass And Gloves 


JackSlide yang dikabarkan telah hilang ada yang menyimpulkan bahwa Jack telah mati. Banyak yang telah singgah kerumah JackSlide terutama mereka para penggemar setia dan para penggunjung Bar Glass and Gloves.. tapi apa yang mereka jumpai.. Rumah Jack banyak yang berubah total yang dulunya ramai dan terlihat rapi.kini bagaikan kapal yang karam seakan usai diterjang ombak dan badai.. menyaksikan hal ini mereka para penggemar maupun para pengunjung dan para staff dari bar Glass and Gloves.tanpa sadar mengucurkan air mata dan betapa terenyuhnya hati mereka ... Rumah Jack termasuk rumah yang paling mungil dan sederhana.. yup memang  Jack sangat dikenal sangat dermawan.. banyak orang yang terbantu.ia sangat dikenal tidak pernah membahagiakan dirinya sendiri.. 

" Ya Jack adalah orang yang sangat Dermawan bahkan ia tak sempat membuat dirinya bahagia dari hasil kerja kerasnya..dia pernah berkata bahwa hal yang membuatnya bahagia adalah dapat membantu orang yang sangat kesulitan dan melihat senyuman orang yang bahagia." Teriak dengan lantangnya seorang penggemar yang juga penggunjung setia bar Glass and Gloves sambil mengucurkan air matanya hingga menepuk dadanya sendiri...

Mendengar hal itu mereka yang berada disana semakin bersedih menjadi-jadi.ada yang menaruh bunga di depan pekarangan rumahnya....

Banyak harta yang mungkin dapat dijadikan uang dari rumah Jack .tapi mereka masyakat Night Paradise enggan mengutik atau mengambil apapun disana.. harapan mereka adalah JackSlide dapat kembali dalam keadaan hidup.. jika pun telah meninggalpun mereka berharap dapat menemukan jasadnya untuk ditempatkan di tempat yang lebih layak..

" Baiklah mari kita adakan sayembara untuk mencari jack hidup atau mati dan akan diberikan imbalan sepantasnya dab layak " ujar walikota Night Paradise yang juga penggemar Jack ... Bernama Glen...

Mendengar hal itu semua masyakarat berlomba - lomba untuk menemukan Jack hidup atau mati... 

Bersambung.......

Glass And Gloves

 



Suatu hari disebuah kota yang sangat terkenal dengan dunia malam yg gemerlap..

Kota itu disebut night paradise city...

Ada sebuah bar ternama bernama Glass and Gloves disana bekerjalah seorang cowok bertubuh sedang dengan style rambut yang acak acakan .. dalam penampilannya dialah yg paling unik dan terkenal karena keahliannya dalam meracik dan menggoda para pelanggannya terutama pelanggan wanita.. sebut saja Jackslide yup itu adalah nama samarannya...

Dipanggil jackSlide dikarenakan keahliannya dalam menarik perhatian pengunjung.. bartender ini seringkali menjadi icon yang sangat ternama...

Tapi itu hanyalah sebuah kisahnya terdahulu...kini JackSlide jatuh tak lagi ada yg mengenalnya dikarenakan tertipu oleh sebuah kisah asmara bersama seorang wanita yang belum diketahui identitasnya...Jack rela mengundurkan diri dr Bar tersebut banyak yang tak menerima atas hengkangnya jack.. dan blm ada yg tau apa yg membuatnya hengkang dan baru dikabarkan karena asmara rumor yg beredar di sebuah koran..dan jack dinyatakan menghilang dr Kota Night Paradise.....


Chapter 2

3 CHAPTER 2

 

 


                                                                                 3

                                                                  By Irsyad Syarif Rijal

                                                                         CHAPTER 2

~~**I Love You Baby**~~

“Tolong untuk tugas Akhir segera dikupulkan paling lambat 2 bulan dari sekarang.bagi yang tidak menggumpulkan akan mendapat hukuman” tegas pak Agus dosen paling killer di kampusku usai mengakhiri jam kuliah.mendengar hal itu kepalaku terasa berat bagai membawa beras 5kg dikepala.”Eh Lia gimana dengan tugasmu? Udah sampai mana?”Tanya Rika kepadaku.”Ssstt!sebentar.beri aku waktu”jawabku sambil mengarahkan jari telunjukku ke bibir Rika.”Aha! gampang deh…!”Hebohku dengan nada senang.”Eh apaan Li? Kasi tahu dong”Sahut Rika dengan penasaran.”Ada deh ntar kamu juga tau kok” Jawabku dengan girang.seakan Tuhan memberikan hidayah bagiku yang kehabisan ide.terasa ringan jiwa dan ragaku setelah mendapatkan ide itu.

Tanpa pikir panjang kubuka aplikasi media sosial disebuah grup.oke sekarang hanya menunggu balasan saja.saatnya untuk pulang kerumah nih.”Li.bareng gak?”Sahut Rika menawari tumpangan mobilnya.”oke deh”balasku.dalam perjalanan menuju rumah.”Lia kamu kok daritadi mesam-mesem mulu dan sibuk ngecekin hp mulu?”Tanya Rika.”Hmm nggak kok Rik Cuma baca-baca aja”jawabku dengan senyum.selama perjalanan yang kuharapkan adanya balasan dari seseorang yang mau bantuin tugas aku..kalo ngga ada ya mampuslah.”Ok Li udah sampai nih”Kata Rika dengan senyumnya yang khas.”Eh iya.kamu mau mampir kerumah?”Tawarku sambil turun dari mobilnya.tiba-tiba Rika memasang wajah kaget dan seakan memberi isyarat adanya keanehan dibelakangku.

“Anjir kau Mon bikin kakak kaget saja” kataku sambil kesal.”Yaudah aku duluan ya Li bye” kata Rika sambil melambaikan tangan dan senyum.”Ok take care Rik”balasku dengan lambaian tangan dan senyum.akupun segera masuk kerumah dan menuju kekamar.kucek lagi handphoneku dan tetap tak ada balasan atau pemberitahuan dari medsos yang kuposting.ya sudahlah mungkin sambil nyemil dan rebahan sajalah pikirku dengan menghela nafas.

“Argghhh”kesalku.”Kak kenapa sih dari tadi keluar masuk kamar dan mondar-mandir seperti orang kebinggungan aja?”heran adikku.”hmm gapapa kamu jangan kepo Mon”Sahutku.~~I lOve you Baby~~ suara Handphoneku berbunyi.akupun bergegas kekamar dan.”Aku mau bantu tugas anda yang barusan anda posting di grup medsos,dan sebagai gantinya maukah anda membantuku untuk menerjemahkan tugasku ke bahasa inggris? Jika bersedia saling tukar membantu.silahkan kirim alamat emailmu melalui private message ya.aku tunggu” begitulah isi pesan balasan dari seseorang yang bernama Putra.tanpa basa-basi akupun menyetujuinya.


CHAPTER 3

3 CHAPTER 1

 



3

By Irsyad Syarif Rijal

CHAPTER 1

~~**Monster and Little Sister**~~

“Monaaaaaa…! Monaaaa!!banguuun Kauuu moon!!!” Teriakan monster yang selalu menggangguku dipagi hari yup.. dia adalah monster tersayangku “arGGGGhhhh Kak Liaa! Adek sudah bangun ga perlu berkali-kali teriaknnya!” balasku dengan keras pula.”kak Lia dan Mona ayo segera sarapan” Sahut Mamah.aku yang mendengar spontan beranjak dari kasur dan begegas ke meja makan.” Anjir kau Mona bau kau! Mandilah dulu baru makan!” kesal kak Lia padaku “Ah kak Lia! Dedek kan laper banget.nanti kalau belum ada energi bagaimana mau mandi.nanti kalau kenapa-kenapa gimana hayooo!” balasku dengan nada manja bercampur kesal.”Eeeh! kau Mon bagai mayat hidup langsung nyambar mangsa.. bangke .. dah cepat makan lalu mandi dan bergegas dah mau telat nih!” sahut kak Lia dengan nada kesal.

“Sudah-sudah pada ribut saja kalian tiap pagi.Papa mau berangkat dulu.nanti kak Lia kamu antar adikmu ya” kata Ayah pada kami.lalu akupun segera menghabiskan santapanku.~sluurrrpppsss~ lalu kubergegas mandi.”Miiiii kak Lia sudah berangkat ya?!” tanyaku dengan nada kaget.”Iya kakakmu pergi pas adik kekamar mandi.kamu Mami antar saja ke sekolah” jawab Mamahku dengan lembut sembari tersenyum.

“Belajar yang rajin dan jangan lupa berdo’a ya Mona” kata Mamahku dengan senyum sesampainya mengantarku kesekolah.”iya Mi” balasku dengan senyum.ya aku dan kakakku memang terpaut 13 Tahun.saat ini kakakku menempuh skripsi akhir.sedangkan aku masih SMP kelas 2.”oi bro kok muka lu ngeselin banget hari ini?” sahut Roni teman sekelasku”Heh! Mona itu cewe kok dipanggil bro..anjay kau Ron!”balas Mei dengan nada keras.Mei adalah teman sekelasku yang selalu menemaniku”Eh santai aja lagi Mei nggak usah ngegas gitu! Emang salah ?,kan Cuma nyapa akrab aja”balas Roni dengan wajah kesal.yup wajar aja teman ataupun kelas lain menyapaku dengan kata “Bro!” karena memang penampilan dan caraku seperti anak cowok pada umumnya yang tidak ada feminimnya sedikitpun.

~~ting tong~~ tanda masuk kelas berbunyi aku dan teman-teman segera masuk kekelas”Eh Mon.kok dari tadi kamu cemberut terus?ada apa sih?”Tanya Mei dengan heran.”Ga ada apa-apa kok Mei,Cuma aku hari ini kesal aja sama Kak Lia.main pergi tanpa bilang ke aku.huh tiap pagi berantem mulu”jawabku dengan cemberut bercampur kesal.”oh gitu.mungkin kakakmu lagi banyak pikiran buat tugas akhirnya kan.jadi ya wajar kek gitu.ntar juga baikkan lagi”kata Mei sambil memegang pundakku.”hooh”balasku sambil menganggukan kepala.”Eh Mei sini deketin kupingmu.ada yang mau aku bisikkan”kataku sambil tersenyum.”paan?” Tanya Mei sambil mendekat.”Kamu suka sama Roni kan?” bisikku sambil tersenyum.”Eh bocil sok tau kau Mon!”kaget Mei sambil mencubit pipiku.”Anjir sakit..kamu bilang aku bocil.kamu sendiri juga bocil.masih bocil cinta-cintaan”balasku sambil menjewer kuping Mei.

“Hei Mona dan Mei tolong fokus ke pelajaran!” tegur Pak Iwan selaku guru.kamipun kembali fokus sambil saling memandangi dengan tatapan kesal.”Eh! Mei aku sih nggak ngurus soal kamu suka atau nggaknya ama tuh bocah.dan lagian aku ga suka cinta-cintaan”kataku dengan nada bisik.”sambil melotot sinis Mei pun membalas”Emang darimana kamu bisa ambil kesimpulan kek gitu?”.”Lah daritadi kamu merhatiin tuh bocah.dikit-dikit kamu ngelirikin.ya jadi aku beranggapan kamu ada rasa suka ama tuh bocah.udah ah itu bukan urusanku juga kok.Cuma dugaanku saja.ya maaf kalau aku salah”.


CHAPTER 2

Iseng Jadian Beneran

 


~Iseng jadian Beneran~

By : W!B√  ( Irsyad )

Suatu hari tepatnya disebuah kota terdapatlah seorang Neet  ..sebut saja Niko si cowok yang cuek dan seorang pengacara yg sangat sibuk dengan dunia kewibuannya. Dia sangat banyak teman...

Yup hanya teman sebatas dunia maya .. untuk teman realife ada hanya saja si Niko tak enggan keluar rumah...

Suatu hari dia mendapat pesan chat dr teman cewek medsosnya " hai selamat hari para cowok sedunia sebutkan hanya 1 permintaanmu maka aku penuhi hanya saja tdk menerima sex! " dengan heran dan sedikit menghela nafasnya.  Nikopun membalas chat teman cewek dimedsosnya itu yg bernama Tia.. " nggak ah dan makasi atas tawarannya dan aku ngga tau ada hr cowok sedunia" ...

Lalu dengan cepat Tiapun membalasnya " beneran ga mau.. gpp kok ini ada beberapa yg aku tawarin gratis kok.. 

1. Jadi pacar aku 1 hari

2. Jadi ttm aku 

3. Jadi kakak/adik onlen aku

Nah silahkan dipilih 😊 "

Lalu Niko merasa sedikit tertarik dengan apa yg ditawarkannya lalu karena Niko beranggapan hanya berteman medsos iapun membalas untuk memilih tawaran nomor 1 .

Sambil tertawa Niko berkata dalam hatinya " hahaha inikan cuma candaan mana mungkin bsa jadian bnrn..paling hanya chat biasa doang " 

Seketika Tia pun membalasnya " oke aku terima ..Niko km stay dimana? Aku di surabaya"

Lantas Nikopun membuka chat dan seketika Niko merasa kaget dan spontan melontarkan kata " Anjir! " Lalu ia membalas chatnya " aku di Malang " 

Tia : wah deket dong..kapan kita bsa bertemu? 

Niko : eh ini cuma pacaran di medsos saja kan ga beneran kan ?" 

Tia : karena kita jarakny dekat ya kita ketemuan langsung saja waktu & hr km yg nentuin tapi berlaku 1 hr..jd ntar terserah kamu maunya aku yg ksana atau kmu yg ksini" 

Niko : lah....... Tunggu beri aku waktu... Bagaimana hr sabtu.. aku yg ksana.. shareloc dan kirim almat lgkap km" dalam hati Niko berkata anjim ini sih kek anime cewek rentalan atau dunia per boan..."

Tia : oke [shareloc dan menulis almt lgkpnya]

Seusai chat Nikopun segera mencari pekerjaan sampingan.. dia pun bekerja dsebuah caffee...

~dan hari yg ditentukan pun tiba~ 

Niko nekat ke sby demi janjinya..

Merekapun bertemu secara langsung ditempat yg mereka tentukan.. dsana Tia dan Niko merasa terkagum saling bertatapan dan melihat dari atas ke bawah bahwa si Tia adalah cewek yg sederhana tapi manis dan tinggi...

Sedangkan Niko adalah seorang cowok yg biasa dalam penampilannya.

Merekapun menuju sebuah caffe dsana mereka bersantap dan saling berbincang dan bill (nota)pun diterima lantas 

Tia : oke ini uangnya 

Niko sesegera menahan tangan Tia yg sedang memegang uang dan berkata : biar aku saja...

Tia :.....

Lalu usai kluar dr caffe

Tia : knp km yg bayar kn aku bilang gratis jd aku yg bayar..km udah jauh jauh ksini loh

Niko : ah gpp ( bacot nih cewe )

Lalu seharian mereka menikmati pacaran 1 hr..

Lalu setelah usai Niko kembali ke Malang dan mereka berpisah..

Setelah sesampainya dmalang.. Tia tdk ada kbr..

Sudah 2 hr ...

Niko : ( dalam hati ) yah namanya jg cewe..biarlah ga ada kabarpun bomatlah 

Lalu di hari ke 3 

Tia mengirimkan pesan " maaf mas aku ga kasih kabar aku lagi banyak pikiran "

Niko : knp? Ada apa? Apa  karena pacaran kemarin?

Tia : aku mo jujur tp jgn marah atau kaget ya .  Klo ga mau ya gpp " 

Niko : ok bilang aja

Tia : selama 1 hr kita pacaran aku merasa mas baik dan aku merasa nyaman.apakah mas mau jd pacarku?

Nikopun berpikir lama sehingga 1 jam Nikopun membalas

Niko : ... Ok tpi maaf aku udah ada yg punya 

Tia : 😔😭 knp ga blg 

Niko : kn kita sbtas tmn onlen pacarku anime

Tia yang sudah tau bahwa niko adalah seorang wibu pun membalas

Tia : gpp aku terima walau km seorang wibu aku tetap ingin jd pacarmu

Niko : ..... 🌹🍬❤🍟🍭 Baiklah 

Merekapun jadian.... 

~HAPPY ENDING~

Pulau Hantu#2

CHAPTER II


Orang Misterius

Sore hari telah tiba.seperti janji Paul  ia akan kembali berkunjung kerumah sahabatnya Richard.setibanya didepan rumah sahabatnya ia melihat sesosok orang yang tak dikenalnya yang baru saja berjalan pergi dari halaman rumah sahabatnya.seakan orang misterius tersebut baru saja singgah dari rumah sahabatnya.penuh dengan tanda tanya.Paul melanjutkan langkahnya."Eh nak Paul.mari silahkan masuk' sambut Ibu Richard yang baru saja membuka pintu dan menyambut Paul sahabat anaknya."Iya Bu,Permisi" balas Paul dengan senyum kepada Ibu Richard.tanpa menanyakan dimana Richard berada seperti biasanya ia langsung menuju kekamar sahabatnya."Hai paul!" sambut Richard kepada Paul sahabatnya."Hm... Rich..tadi siapa yang barusan kerumahmu?" tanya Paul."Yang mana? dari tadi tidak ada yang datang kerumahku,mungkin orang yang hanya sekedar lewat serius banget sih bro"."hmm ngga juga kok" kata Paul dengan rasa masih penasaran.'
"Oh ya bagaimana dengan pulau yang tadi aku sarankan Ul?"kata Richard kepada sahabatnya."Aku ragu dan khawatir tentang pulau tersebut"kata Paul dengan rasa cemas."apa yang kamu khawatirkan bro? tenanglah pulau tersebut tidak berbahaya,ya aku juga tahu dulu kita pernah melihat penghuni yang aneh dengan entah apa itu sihirnya.hahaha mungkin saja orang tersebut juga sudah tidak ada lagi.terakhir kita bertemu dia itu sudah sangat tua.mungkin saja dia sudah tidak lagi begitu pila dengan sihir-sihrnya yang menakuti kita sewaktu kecil" kata Richard sambil tertawa lepas dan menepuk bahu Paul."Secepatnya aku akan mengurusnya jadi kamu tenang saja"tambah Richard dengan maksud menghilangkan rasa cemas sahabatnya.
Waktu demi waktupun berlalu.seperti yang dijanjikan sahabatnya Richard segera mengurus pulau tersebut.ia pun mendatangi pemerintah kota dengan maksud ingin membeli pulau tersebut.siapa yang tidak kenal dengan Richards sipengusaha kaya.pemerintah kota menyambutnya dengan rasa terbuka dan hormat."Selamat datang tuan Richard.bagaimana bisnis anda saat ini diluar negeri?' sambut pak Michael yang menjabat sebagai pemerintah kota."Seperi biasa selalu lancar pak.namun perlu saya perluas lagi bisnis dan relasi kami agar terus stabil semakin berkembang"kata Richard dengan senyum ramah."Ada perlu apa anda ingin menemui saya.sepertinya ada hal penting yang perlu disampaikan?"kata Michael ambil memberi isyarat mempersilahkan duduk kepada Richard.
"yup anda benar ada hal yang sangat penting yang harus saya sampaikan kepada bapak"kata Richard."ya katakanlah mungkin saya bisa membantu anda"kata Michael dengan senyum.
"Saya ingin membeli pulau Simantra"kata Richard."apa! apakah saya tidak salah dengar.untuk apa pulau tersebut anda beli?apakah untuk mengembangkan bisnis anda nantinya?" kata Michael dengan nada kaget."Tidak,bukan untuk bisnis namun saya membelinya untuk saya hadiahkan kepada sahabat saya dan nantinya akan dibangun sebuah Penginapan bagi para wisatawan dan turis."jawab Richards dengan santai."Mohon maaf tapi pulau tersebut tidak untuk dijual dan tiadk bisa dibeli karena demi keamanan.apakah anda sudah tahu sebelumnya bahwa pulau tersebut memilki kekuatan mistik yang sangat kuat.dan hanya ada 1 penghuni disana walaupun saya pernah melihatnya namun saya belum pernah berbicara padanya" kata Michael.
"Bapak tidak usah ragu dan takut karena nantinya saya akan menguru itu semua dan saya akan menyewa beberapa orang-orang pintar untuk mengurus hal yang berbau mistis tersebut.dan apabila saya bertemu dengan penghuni pulau tersebut saya akan mencoba bernegosiasi padanya"jelas Richard kepada Michael."Jika memang anda bersikeras ingin membeli pulau tersebut saya tidak memaksa namun saya tidak mau terlibat dalam masalah yang akan timbul nantinya.namun sebelum anda membangun dan mempromosikannya ada pentingnya pulau tersebut sudah benar-benar aman.karena jika terjadi sesuatu pada wisatawan.maka dengan paksa pulau tersebut harus ditutup selama-lamanya dan segala bentuk akan menjadi tanggung jawab anda.apakah anda siap dan bersedia?"kata Micahel.dengan santai Richards pun menjawab "Ya! saya sangat siap semua akan menjadi tanggung jawab saya.dan jika terjadi apa-apa sayapun sangat siap bila pulau tersebut ditutup selama-lamanya dan menganti rugi para wisatawan".mendengar perkataan Richard yang begitu meyakinkan Micahelpun dengan senyum dan yakin mengatakan "Baiklah! jika benar demikan silahkan kembali besok pagi"
setelah mendapat persetujuan dari pihak pemerintah.ia pun tampak senang.Richardspun dengan nekat mencoba untuk pergi kepulau tersebut seorang diri.namu sebelum berangkat ia melihat orang yang baru saja berjalan sambil megawasi dirinya (Richards).iapun merasa heran ada apa dengan orang tersebut yang megawasi dirinya seakan ada sesuatu atau hal yang salah.iapun segera masuk ke mobilnya.namun setelah ia masuk ke dalam mobilnya ia melihat kedepan dan pria tersebut sudah hilang.Richardpun merasa heran dan binggung.namun iapun segera pergi menuju pulau tersebut.namun setelah hampir sampai ditujuan ia melihat pria misterius tadi berjalan.Richardpun berpikir "Bukankah ia pria yang tadi aku luhat.denag apa ia kesini?jalan kaki? tidak mungkin.jarak tempat yang tadi hinnga kesi sangatlah jauh." ia pun mulai heran.lalu ia melanjutkan jalan mobilnya sambil melihat ke spion mobil.pria msterius tersebut sudah tidak ada.dalam perjalanan ia melihat banyak sekali tulisan,baliho,dan reklame yag bertuliskan peringatan dan larangan untuk siapapun yang ingin masuk menuju pulau tersebut.Richardspun mengabaikan hal tersebut dan iapn harus terpaksa turun dari mobilnya karena jalan menju pulau tersebut sangat sempit.dan diujung jalan terdapat sebuah jembatan sangat tua ditepi sepanjang jalan terdapat larangan dan peringatan keras.karena area tersebut sudah menjadi tempat yang sangat berbahaya.namun peringatan tersebut hanya sampai sebatas area tertentu dan tidak sampai semua tepi jalan diberi tanda peingatan dan larangan.
lagi-lagi Richardspun mengabaikan hal tersebut.sesampainya di penghujung jalan yang lumayan melelahkan iapun sampai di jembatan tua yang sangat besar dan luas membentang kearah pulau tersebut.dengan tekad yang bulat iapun memberanikan diri untuk berjalan menyebrangi jembatan tersebut namun ketika kaki hendak menapakkan di jembatan tersebut a melihat sesautu yang diluar dugaannya dan apa yang terjadi....
Bersambung.........







Pulau Hantu

CHAPTER I

Berjumpa Sahabat Lama

Richard adalah salah satu pengusaha kaya raya di kota New york sudah 6 tahun berlalu dan pada suatu hari ia ingin kembali ke kampung halamannya di Amerika Serikat tepatnya di Las Vegas.ia pun tiba-tiba teringat pada sahabat lamanya yang bernama Paul.tak lama kemudian "Kriiiiing" (bunyi suara telepon) "Halo,apakah ini benar dengan Richard?" tanya orang misterius tersebut "ya! benar saya Richard.anda siapa?" tanya Richard dengan nada sedikit bingung."hahahah ini aku Paul,sahabat lama,apakah kau masih ingat? jawab pria misterius tersebut yang ternyata adalah Paul sahabat lamanya."Oh ya saya masih ingat.oh ya barusan saja aku teringat olehmu.karena minggu depan aku akan pulang ke Las Vegas" kata Richard dengan nada semangat dan girang."Oh kabar yang sangat baik.oke akan ku jemput di bandara McCarran." kata Paul dengan nada yang girang pula.
Tepat seminggu kemudian.seperti yang direncanakan oleh kedua sahabat tadi.merekapun bertemu di Bandara Internasional McCarran yakni bandara Internasional di Las Vegas.dengan mobil Paul mereka segera ke kampung halaman Richard.dalam perjalanan mereka mengobrol panjang.tiba-tiba Paul mengatakan niat yang ingin ia sampaikan kepada Richard."Bro,ada hal yang sangat penting yang ingin aku bicarakan kepadamu" kata Paul dengan nada sedikit sumgkan."Katakan saja"kata Richard dengan sangat santai."Sebenarnya aku sudah lama menahan keinginanku yang sampai saat ini belum tercapai semenjak kamu pergi ke New York." kata Paul dengan sedikit sungkan."Ya katakanlah mungkin saja aku bisa mewujudkannya.sudahlah jangan malu dan sungkan kita kan sudah bersahabat semenjak SD kan!"kata Richard sambil menepuk bahu Paul.
"Baiklah.aku ingin membuka usaha perumahan yang mewah di sebuah pulau"kata Paul dengan nada yang semangat."Perumahan mewah di sebuah pulau?!.Wow! luar biasa itu adalah bisnis yang cemerlang.kebetulan juga aku tahu pulau yang belum berpenghuni.oke akan aku membantumu."kata Richard dengan nada yang sangat kaget bercampur girang."Memangnya pulaunya dimana dan apa nama tempatnya?"sahut tanya Paul sedikit penasaran."apakah kau sudah lupa.pulau yang dulu pernah kita singgahi sewaktu kita SD.?!" jawab Richard dengan santai sambil menepuk kembali bahu Paul. mendengar jawaban Richard.Paul pun dengan wajah terkejut dan dengan nada sedikit keras"Tidak! jangan! Rich.apa kau sudah lupa bahwa disana adalah pulau yang dilarang oleh pemerintah! dan dikatakan bahwa disana itu terdapat keanehan dan ah sudahlah pokoknya jangan pulau itu.".menanggapi perkataan Paul dengan santai Richardpun berkata dengan senyumnya "Aku tidak lupa.aku ingat dan aku sudah tahu itu.tenanglah itu mungkin saja dilarang agar tidak ada yang membelinya".
Akhirnya mereka berdua tiba dirumah Richard.mereka disambut ceria oleh keluarga Richard."Oke nanti kita lanjutkan pembicaraannya nanti sore."kata Richard kepada Paul sembari menepuk bahu Paul."Hmm baiklah,kalau begitu aku pulang dulu Rich" kata Paul sambil bersalam akrab kepada Richard sahabatnya."Loh tidak mampir dulu nak Paul?,kok buru-buru banget" kata Grace Ibu Richard yang sangat murah senyum."Tidak bu.hanya ada urusan lain yang harus saya selesaikan.dan Richardpun tampaknya lelah.dan saya akan mampir sore nanti bu"kata Paul kepada Ibu Richard dengan senyum akrab.merekapun berpisah.

Bersambung...
klik disini untuk Chapter II

Demi masa depanku dan cintaku


Demi masa depanku dan cintaku

Cerita ini hanyalah fiktif belaka dengan hasrat ingin berbagi cerita pendek yang mungkin bermanfaat untuk anda.
Hujan disore hari yang indah namun cerah untuk hati yang sedang resah,gundah dan galau.disaat yang sama seorang remaja bernama Rijal sedang duduk diteras rumahnya sambil memandangi hujan yang indah.seakan hujan itu menemani hatinya yang   resah.sesekali bibir manisnya tersenyum dan sesekali ia pun merundukan wajahnya.dibalik wajahnya yang manis itu tersimpan rasa yang bercampur aduk.
"Oh... hujan sampaikanlah rasa dihatiku ini untuk kekasihku Leila..aku sangat mencintainya,namun aku membuatnya sakit berulang kali tanpa dapat ku ungkapkan sebab aku berlaku demikian padanya.ku ingin katakan bahwa aku berlaku demikian itu karena ku merasa harus memfokuskan kuliahku untuk masa depanku... oh hujan jawablah... sampaikanlah... " suara resah hati Rijal yang ber irama dengan hujan yang setia menemaninya.
Rijal kemabli merundukkan wajahnya dan merenung sambil memejamkan matanya.tiba-tiba suara hujan seakan menjawab keresahan hatinya dan sekan berbisik pada hatinya.sejenak dalam wajahnya yang merunduk itu terlihatlah sesekali bibirnya tersenyum.
Tiba-tiba dengan spontan Rijal menegadahkan wajahnya dan segera beranjak dari kursinya dan lari ke halaman yang diterpa oleh derasnya hujan.seraya berkata  "Baiklah ini adalah keputusanku akan kuungkapkan padanya sesuai bisikanmu pada hatiku oh Hujan terpa dan basahilah tubuhku ini!!!"
Keesokan harinya di pagi yang cerah senyum Rijal terlihat cerah dan bersemangat lepas.ia pun mengambil motornya dan berangkat ke rumah kekasihnya Leila.selama dalam perjalanan Rijal terlihat bahagia entah apa yang membuatnya demikian.sesampainya didepan rumah Leila sang kekasihnya yang jelita nan manis telah menunggunya.
"Jal kok kamu senyum-senyum gak jelas gitu? seneng banget,ada apa Jal???"Heran Leila dengan wajah penasaran."Ah... ngak papa kok Leil,gak ada apa-apa kok.oh iya kok kamu manis banget senyumnya pasti pake lipstick gula ya say???"jawab Rijal dengan candaanya yang melucu.
"Ah aneh-aneh aja kamu Jal.. ayo berangkat.tar telat loh kuliahnya"kata Leila dengan senyum.
merekapun berangkat menuju kampus.
setelah beberapa jam dikampus akhirnya kuliah pun usai.
Disaat itu Leila menunggu Rijal didepan kampus.selang beberapa menit Rijal pun datang menjemput Leila.seperti biasa Rijal mengantar Leila kerumahnya.sesampainya di depan rumah Leila.
"Say.kak mau ngomong sama kamu.ini penting banget.tapi kak mohon kamu harus janji jangan sedih"Ujar Rijal dengan sedikit gugup."Apa?? ngak pokoknya Leila gak mau janji,udah bilang aja ke Leila"Sahut Leila dengan penasaran dan sedikit takut."Kak minta kita break dulu ya untuk beberapa minggu pacarannya.kak minta seperti ini karena kak sudah mulai sibuk dengan kuliah dan kak janji begitu kak dapat kerja kak akan buat kamu bahagia"Jelas Rijal dengan bahasa yang sedikit rintih."Apa?Break?ngak kak... mending kita putus aja!"kata Leila dengan tegas.dan Leila pun bergegas masuk kerumah sambil bersedih namun Rijal pun menyusulnya dan memeluk tubuhnya yang lemas itu.seakan Leila tak dapat menahan hatinya yang sedih."Leila Break bukan berarti kita putus namun istiraht untuk sementara waktu.kak mohon mengertilah.ini juga untuk kebahgiaan kita juga.kalo sudah kerja kita,mapan kak bakal nikahin kamu dan kita beli rumah sayang..."kata Rijal sambil memeluk tubuh Leila dengan Cinta yang terdalam."Tapi kak,Leila ngak mau jauh dari kak walaupun itu sementara kita berpisah."kata Leila dengan sedih."Ini keputusan kak.Tega ngak tega kita break mulai sekarang!!!"Tegas Rijal.lalu Rijalpun pergi meninggalkan Leila.
Leila pun sedih dan merasa sepi dan sendiri.ia jalani hidup tanpa cinta dari sang kekasihnya Rijal walaupun jarang sekali berjumpa.ia mencoba tegar namun bayang Rijal selalu hadir.sudah 5 bulan bersama seakan tak dapat lepas dari cinta Rijal.Selang berbaerapa minggu kemudian... setelah Rijal meninggalkan dirinya.Tiba-tiba didepan rumahnya Leila melihat Mobil tak dikenal berhenti didepan rumahnya.dengan heran ia menghampiri mobil tersebut dan berakata"Tolong ya mobilnya jangan parkir didepan rumah saya.sempit tahu."Tegas Leila.tiba-tiba keluarlah sosok pemuda yang gagah dan terlihat asing bagi Leila dan melepas kaca mata hitamnya seraya berkata"Hei sayang... :) " kata Rijal denagn senyum manisnya "Ri.... Ri..... Jal!!!! ini kamu Rijal kekasihku....!!! ????? "kata Leila dengan nada seakan takjub dan tak peracaya bahwa kekasihnya Rijal yang 5 bulan menjalin hubugan.tertunda beberapa minggu kini telah kembali ke dalam kehidupannya yang tetunda.
Dan kini mereka melanjutkan hubungan mereka dan Alhamdulillah mereka hidup bahagia :)

Karya: Irsyad Syarif Rijal

E-mail:irsyadsyarifrijal@gmail.com

CINTA TAK TERUNGKAP


CINTA TAK TERUNGKAP

Sesekali ia memandanginya dan tersenyum.dan terkadang ia memandanginya dengan rasa cemburu.hanya dapat memandanginya saja lalu ber andai-andai... andaikan dan andaikan kata itulah yang terkadang hadir disaat remaja polos dan lugu bernama Gilang memandangi wanita idamannya.tiada yang mengetahui siapa wanita idaman yang ada dihati Gilang..hanya Tuhan dan Gilanglah yang tahu."hoy Lang ngapain kok kamu senyum" gak jelas banget??? aneh banget kamu.kamu lagi jatuh cinta ama siapa??bilang aja ke saya.rahasia dijamin!"sahut Heri dengan nada sedikit mengagetkan."Ah ga papa kok... cieeeh siapa lagi yang jatuh cinta.aku tuh lagi mikirin sesuatu,mau tahu aja nih anak! :)" jawab Gilang dengan tersenyum.

"Ah bohong gak mungkin lah senyum tanpa sebab"kata Heri."Teeetttttt" bel tanda istirahat pun usai kini semua murid masuk ke kelas masing"."Anak-anak bapak punya pengumuman,bahwa dalam memperingati hari 17 Agustus akan diadakan lomba Drama untuk setiap kelas.bapak mau kelas kita harus jadi juara dalam lomba tersebut,untuk tema nya adalah tentang cinta anak remaja.sekarang bapak mau mulai sekarang kalian diskusikan pentas dan alur ceritanya.setiap anak wajibb membuat naskah cerpen dan cerpen yang terbaik akan dijadikan naskah dalam drama tersebut.harus karya sendiri jangan menyontek!."Jelas Pak Iwan selaku wali kelas XII.

Gilang pun mulai antusias dan bersemangat."inilah saatnya saya beraksi"kata gilang dalam hati.Gilangpun segera menulis cerpen ia bertukar tempat duduk dengan Feri ia memilih duduk paling pojok di belakang.Gilang menulis cerpen sesuai hatinya dengan judul "CINTA TAK TERUNGKAP" sejenak ia berpikir dan kembali menulis."Hmmm serius amat Lang kamu nulisnya"kata Feri."Iya dong makannya aku minta tukar tempat duduk Fer..."kata gilang dengan Senyum.setelah 1 jam bel pulang pun berbunyi."Nah,bel pulang sudah berbunyi bagi yang belum selesai silahkan dikumpulkan besok,dan yang sudah boleh dikumpulkan sekarang ke bapak.Gilang pun berniat mengumpulkan narasinya namun ia merasa narasinya kurang menarik.iapun kembali duduk dan akan mengumpulkan besok.

Sesampainya dirumah gilangpun melanjutkan cerpenya"Ahhhh, buat teh susu dan sedikit cemilan biar asik"kata Gilang dengan Semangat.setelah semua tersedia Gilang memulai narasinya.1 jam kemudian narasipun terselesaikan."Akhirnya! selesai juga"semangat Gilang.iapun membaca narasi karyanya berulang-ulang.dan yakin bahwa cerpennya terpilih untuk dijadikan drama.

Keesokan harinya Gilang pun mengumpulkan karyanya di meja Pak Iwan.sambil tersenyum ia masuk kekelas.seperti biasa kegiatan sekolah pun berlangsung.dan usai.Pak Iwanpun pulang dan membaca semua cerpen karya murid didikannya.setelah membaca beberapa cerpen ia tersenyum "Hmmmm,menarik.ternyata ketiga ini memang berbakat,Feri,Gilang,dan Heri namun harus kupilih 1 saja.

keesokan harinya Pak Iwan mengumumkan cerpen yang terpilih namun tak menyebutkan nama murid yang menciptakannya."Baik,bapak akan mengumumkan cerpen yang terpilih namun bapak sudah membuat salinannya jadi tolong kalian copy dan peragakan drama tersebut untuk latihan mulai besok untuk pemerannya bapak akan memilih sendiri untuk pemeran perempuannya bapak pilih Indah putri dan pemeran laki-lakinya adalah Feri !.dan yang tidak terpilih sebagai penata dekorasinya.untuk Rian,Gilang,dan Heri berperan sebagai pemain ke tiga,keempat dan kelima..untuk Rian dan Heri bapak mohon keruangan bapak sebagai penanggung jawab"kata Pak Iwan.
lalu Heri dan Rian pun segera ke ruang guru dan bertemu Pak Iwan.mereka pun berbincang-bincang setelah 1 jam berbincang "Tolong ini dirahasiakan,dan akan di buka saat akhir drama,mohon kerjasamanya ya Heri dan Rian"kata Pak Iwan dengan tersenyum.Rian dan Heripun berjanji dan bersemangat.setelah beberapa hari latihan.hari yang dinanti-natikan pun tiba 17 Agustus lomba pun dilaksanakan dilapangan sekolah pukul 08.00Wib usai upacara peringatan 17 Agutus...mereka yang hadir tampak bersemangat dan atusias.setelah beberapa jam kemudian giliran kelas yang diwakili pak Iwanpun maju dan pentas.
Gilang pun kembali memandangi wanita itu dengan rasa cemburu seakan tak dapat meberimanya dan beradaikan ia ikut dalam tokoh tersebut.setelah 1 jam kemudian "untuk nama yang bapak panggil mohon maju kedepan dan membacakan 1 kalimat yang telah bapak tulis diselembar kertas ini!"tegas pak Iwan.
"GILANG!!!!!! .... silahkan maju kepanggung!".Gilangpun yang tadinya kesal+cemburu.terkejut begitu namanya di sebut dan ia pun heran mengapa ia yang terpilih untuk membacakannya."Baiklah,Gilang ini bapak berikan dan ini mic nya tolong dibacakan denga Keras,Jelas,dan Gagah!! serta tegas!"Tegas pak Iwan dengan senyum.
Gilangpun terkejut iapun tersenyum dan membacanya walau sedikit malu.iapun melihat pak Iwan dengan tersenyum.dan pak Iwan mebalas senyumnya dengan wajah gembira.
"SUDAH 3 TAHUN CINTA INI TAK TERUNGKAP DAN DALAM KESEMPATAN INI SAYA AKAN MENG UNGKAPKAN ISI HATI SAYA.SAYA BENAR-BENAR JATUH CINTA KEPADA INDAH PUTRI.MAUKAH KAU MENERIMA CINTAKU INDAH"dengan lantang,Keras,dan jelas Gilang membaca teks tersebut lalu pak Iwanpun memberikan setangkai bunga mawar kepada Gilang untuk diberikan kepada Indah kekasih yang tak terungkap itu."Bapak telah membaca cerpenmu dan dibalik kertasmu terdapat curhatan hatimu,maka dari itu bapak sengaja memlih cerpenmu dan membuat kejutan untukmu.
Indah putripun teharu dan senang dan menerima cinta Gilang... semua yang hadir termasuk guru dan kepesk pun terharu.
Demikanlah Cerpen ini

    Karya : Irsyad Syarif Rijal

E-mail:irsyadsyarifrijal@gmail.com